Advertisement
games
Asah Otak
Main Menu
Home
Advanced Search
Getting Started
LINK Sites
FAQs
Blog
News Feeds
Contact Us
INFO FLASH

Imagedi NEPTUNE ngenet mulai Rp 1000/jam!!
Member hanya Rp 500 per 15 Menit? (2000/jam)
Personal Happy hour Malam cuman 2400/jam

NEPTUNE
M E M B E R M E M B E R
Usaha Anda Usaha Anda
Artikel
Sekripsi Sekripsi
Renungan Renungan
Cerpen Cerpen
Anekdot Anekdot
Geguyon Ha Ha Ha Geguyon Ha Ha Ha
BERITA
Lokal Lokal
Nasional Nasional
Internasional Internasional
Iptek Iptek
Sport Sport
Kesehatan Kesehatan
Statistics
Visitors: 259161
Home arrow Blog arrow Lokal arrow AWAS bahan berbahaya disekitar Anda
AWAS bahan berbahaya disekitar Anda PDF Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Written by Administrator   

Badan pengawasan bahan kemasan dan pengolahan limbah (Badan PEBALIM) telah mengeluarkan Imagebeberapa peringatan kepada para pengguna dan buku panduan pengolahan bahan kemasan bekas untuk para produsen.

  Diketemukan bahwa kemasan yang dipergunakan tidaklah aman setelah isi atau produk yang berada didalamnya telah dikonsumsi.  Badan  PEBALIM juga menemukan bahwa kombinasi makanan yang kita konsumsi juga dapat menimbulkan efek samping yang bersifat racun. PEBALIM mengharapkan setiap Konsumen diharapkan selalu waspadalah terhadap produk-produk :

  • BOTOL AQUA Bekas,
  • Makanan yg di bakar/asap,
  • UDANG DAN VITAMIN C,
  • MI INSTAN
  1. BEKAS BOTOL AQUA
    Mungkin sebagian dari kita mempunyai kebiasaan memakai ulang botol plastik (Aqua, VIT, etc) dan menaruhnya di mobil atau di kantor. Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol (disebut juga sebagai polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai di botol2 ini mengandung zat2 karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja, jika anda ingin memakainya lebih lama, tidak boleh lebih dari seminggu, dan harus ditaruh di tempat yang
     jauh dari matahari. Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik rusak dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang kita minum. Lebih baik membeli botol air yang memang untuk dipakai ber-ulang2, jangan memakai botol plastik.
    -
  2. PENGGEMAR SATE (Makanan yg di bakar/asap)
    Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun setelahnya. Karena ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran arang yang dapat menyebabkan kanker. ImageUntuk itu kita punya obatnya yaitu timun yang disarankan untuk dimakan setelah makan sate. Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi timun ternyata punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun setelah makan sate.
    -
  3. UDANG DAN VITAMIN C
    Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C. Karena ini akan menyebabkan keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan proses reaksi dari Udang dan Vitamin C di dalam tubuh dan berakibat keracunan yang fatal dalam hitungan jam.
    -
  4. MIE INSTAN
    Untuk para penggemar mi instan, pastikan Anda punya selang waktu paling tidak 3 (tiga) hari setelah Anda mengkonsumsi mi instan, jika Anda akan mengkonsumsinya lagi, dari informasi kedokteran, ternyata terdapat lilin yang melapisi mi instan. Itu sebabnya mengapa mi instan tidak lengket satu sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi mie instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti kanker. Seseorang, karena begitu sibuknya
     dalam berkarir tidak punya waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi mi instan setiap hari. Akhirnya dia menderita kanker. Dokternya
     mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin dalam mi instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) hari untuk membersihkan lilin tersebut.
    -
  5. BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN
    Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-hari kita konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar bungkus makanan dan
     cenderung dianggap sebagai "pelindung" makanan. Sebetulnya tidak tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan. Sebaiknya mulai sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan. Kemasan pada makanan mempunyai fungsi kesehatan, pengawetan, kemudahan, penyeragaman, promosi, dan informasi. Ada begitu banyak bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada makanan, yaitu kemasan yang bersentuhan langsung dengan makanan.
     Tetapi tidak semua bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya. Inilah ranking teratas bahan kemasan makanan yang perlu Anda waspadai :
    • Kertas
      Beberapa kertas kemasan dan non-kemasan (kertas koran dan majalah) yang sering digunakan untuk membungkus makanan, terdeteksi mengandung timbal (Pb) melebihi batas yang ditentukan. Di dalam tubuh manusia, timbal masuk melalui saluran pernapasan atau pencernaan menuju sistem peredaran darah dan kemudian
      menyebar ke berbagai jaringan lain, seperti: ginjal, hati, otak, saraf dan tulang. Keracunan timbal pada orang dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu pallor (pucat), pain (sakit) & paralysis (kelumpuhan) . Keracunan yang terjadipun bisa bersifat kronis dan akut. Untuk terhindar dari makanan yang terkontaminasi logam berat timbal, memang susah-susah gampang. Banyak makanan jajanan seperti pisang goreng, tahu goreng dan tempe goreng yang dibungkus dengan koran karena pengetahuan yang kurang dari si penjual, padahal bahan yang panas dan berlemak mempermudah perpindahnya timbal makanan tsb. Sebagai usaha pencegahan, taruhlah makanan jajanan tersebut di atas piring.
    • B.Styrofoam
      Bahan pengemas styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu pilihan yang paling populer dalam bisnis pangan. Tetapi, riset terkini membuktikan bahwa styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam yang dibuat dari kopolimer styren ini menjadi pilihan bisnis pangan karena mampu mencegah kebocoran dan tetap mempertahankan bentuknya saat dipegang. Selain itu, bahan tersebut juga mampu mempertahankan panas dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang, mempertahankan kesegaran dan keutuhan bahan yang dikemas, biaya murah, lebih aman, serta ringan. Pada Juli 2001, Divisi Keamanan Pangan Pemerintah Jepang mengungkapkan bahwa residu styrofoam dalam makanan sangat berbahaya. Residu itu dapat menyebabkan endocrine disrupter(EDC), yaitu suatu penyakit yang terjadi akibat adanya gangguan pada sistem endokrinologi dan reproduksi manusia akibat bahan kimia karsinogen dalam makanan.

 Peringatan ini diberikan untuk tingkat bahaya yang cukup tinggi baik dari jenis racun atau dari kebiasaan manusia yang menggunakannya.   Peringatan-peringatan berikutnya akan dikeluaran oleh PEBALIM secara berkala.

 bahan : COWARN - Consumen Warning Unit
 12 December 2006 14:04:37

Last Updated ( Sep 25, 2007 at 07:18 PM )
Kita tak akan menemukan sesuatu, jika tidak mencarinya.
Polls
Apa yang anda banyak lakukan saat di Warnet?
  
Advertisement